Artikel

Berbagai info produk dan dunia percetakan


7 Jenis Tinta Yang Paling Banyak Digunakan di Dunia Percetakan

Admin - November 2018 - 0 Comments

Ada banyak jenis tinta yang digunakan di dunia percetakan. Setiap jenis tinta menghasilkan kualitas cetakan yang berbeda, mulai dari kecerahan warna hingga daya tahan tinta dari kepudaran. Penggunaan jenis tinta yang tepat tentu akan memberikan hasil gambar yang memuaskan. Berikut pembahasannya.

Tinta Berbasis Cairan

Seperti namanya, tinta ini berbentuk cairan dan digunakan pada printer jenis inkjet. Pada printer inkjet, Tinta disalurkan melewati selang yang terhubung pada catridge tempat penampungan tinta, kemudian disemprotkan ribuan kali per detik ke nozzle head (print head), yaitu tempat keluar nya tinta berupa lubang-lubang kecil berukuran mikroskopis menuju ke kertas. Selama penyemprotan printer dikendalikan oleh software canggih agar menghasilkan pola warna yang tepat dalam menghasilkan gambar cetakan.

Ada 6 jenis tinta cair yang umum digunakan:

Tinta Dye

Tinta ini memiliki warna yang bening/transparan dan mudah larut dalam air, karena itu sifat tinta ini mudah meresap ke dalam kertas.

Keunggulan tinta dye mampu menutupi titik-titik kecil warna, sehingga menghasilkan gambar yang lebih detail dan lebih terang dibandingkan jenis tinta lainnya.

Namun karena mudah larut, hasil cetak tinta dye tidak tahan lama dan cepat luntur jika terkena air. Jenis tinta ini jarang menyebabkan printhead tersumbat karena tinta yang mengering. Harga tinta ini paling murah diantara tinta lainnya.

Tinta Pigment

Tinta ini warna nya lebih kental/tidak transparan. Tinta pigment tidak larut dalam air karena berasal dari pewarna pigment berupa bubuk, tekstur tinta ini lebih seperti campuran tepung dan air. Ini yang membuat tinta pigment tidak meresap ke dalam kertas, namun tetap tinggal dipermukaan kertas.

Tinta ini menghasilkan warna gambar yang lebih padat dibandingkan tinta dye, karena itu area warna yang berupa blok dapat tertutupi dengan sempurna.

Hasil cetak tinta pigment lebih tahan lama dan tidak mudah luntur jika terkena air. Namun, tinta ini sering menyebabkan printhead tersumbat karena tinta yang mengering.

Untuk menjaga printhead tetap awet, printer tidak boleh dibiarkan terlalu lama tanpa mencetak. Harga Tinta pigment lebih mahal dibandingkan tinta dye.

Tinta Art Paper

Dari nama saja sudah diketahui kalau jenis tinta ini khusus di design untuk kertas coated, seperti art paper dan art carton. Tinta cair jenis lain tidak mampu menempel pada kertas yang permukaan nya licin, bahkan hasil cetakan dapat terhapus jika di lap.

Kandungan minyak pada tinta art paper lah yang menyebabkan tinta art paper dapat menempel pada permukaan kertas yang licin. Karena mengandung minyak, tinta art paper lebih lama mengering, hasil cetakan perlu didiamkan beberapa saat agar cetakan gambar yang dihasilkan tidak luntur.

Keakuratan warna pada tinta art paper sangat tinggi, sehingga cocok digunakan untuk mencetak foto.

Hasil print tinta ini tidak mudah pudar jika terkena air maupun jika terpapar sinar matahari langsung dalam waktu yang lama.

Tinta Sublim

Inilah Tinta yang digunakan untuk mencetak pada media kaos atau keramik yang telah dilapisi coating, seperti mug, piring, asbak, dll.

Formula Tinta Sublim dominan mengandung minyak, perwarna (Colorant), diluent, dan zat lainnya.

Daya tahan tinta ini terhadap air sangat kuat, namun tidak berarti tinta ini anti pudar.

Tinta ini paling kental dibandingkan tinta cair lainnya, sehingga resiko printhead tersumbat lebih besar.

Tinta Solvent dan Eco Solvent

Tinta jenis solvent digunakan untuk mencetak spanduk, banner, billboard, neonbox, dan outdoor printing lainnya.

Tinta ini paling kuat terhadap paparan sinar matahari dan hujan, karena bahan yang digunakan lebih mendekati cat duco, yaitu cat yang digunakan pada furniture kayu.

Untuk karakteristik dari tinta eco solvent tidak jauh beda dengan tinta solvent. Namun, mengingat tinta eco solvent kurang tahan terhadap paparan sinar matahari, tinta eco solvent banyak digunakan untuk indoor printing saja.

Tinta DTG

DTG singkatan dari Direct to Garment, yaitu tinta yang digunakan pada kain yang berbahan dasar katun, teteron, lacos, polyester dan lainnya. Tinta ini mampu menyerap pada serat kain dengan sempurna, sehingga tahan luntur walaupun dicuci berkali-kali.

Tinta Berbasis Serbuk

Tinta ini berbentuk serbuk warna poliester. Tempat menampung serbuk tinta pada printer disebut toner. Karena itu, tinta ini sering disebut toner. Tinta toner digunakan pada printer laser atau LED. Cara kerjanya, bagian dalam printer akan menghasilkan cahaya yang kuat (infra merah) yang menarik pigmen kecil dari serbuk warna. Pigmen tersebut lalu dipanaskan agar menempel pada media cetak. Proses pencetakan tinta jenis ini sangat cepat, jauh lebih cepat dari kerja tinta printer inkjet. Contoh printer yang menggunakan tinta toner yang paling gampang kita ditemui adalah pada mesin fotocopy.

Itulah jenis-jenis tinta yang paling banyak digunakan pada dunia percetakan. Semoga dengan mengetahui jenis tinta yang tepat akan membuat kita mendapatkan kualitas hasil cetakan sesuai dengan yang kita inginkan.

Semoga bermanfaat.